إِذَا جَاء نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ

وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجا

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَتَوَّاب

(An-Nasr: 1-3)

Followers

Tenang melepaskan

بسم الله الرحمن الرحيم



To have a courage in letting go is not that easy. Never been easy. But to put trust in Allah for everything is what I needed the most.

Today, it marks one of my courage to set everything free.

Feelings
Heartbreak
Dissapointments
Trust
Love
You

and most importantly is Me, myself.

I find calmness and at ease when letting go.

Redha.
I leave it everything to Allah.
Because in all cause, HE is the One who knows best of everything.

As of now, I need to have my me time to only rely on Allah.

May Allah always guide me to the right path.

Aameeen inshaAllah.


p.s:: pray for me ;')




~ I drop du'as. Not bombs ~


Menunggu mu

بسم الله الرحمن الرحيم




"Bila yang akan kamu tunggu itu sesuatu yang berharga, maka tunggulah. Karena mungkin tidak akan ada lagi yang demikian. Karena menuggu itu pun tidak untuk selamanya kan? Tidak akan menghabiskan seluruh hidupmu kan? 

Bila yang kamu tunggu itu adalah sesuatu yang benar-benar membuat hidupmu akan menjadi lebih baik, maka tunggulah. Meskipun orang lain kehabisan sabar terhadap kesabaranmu, biarkan saja. Karena kamu lebih tahu tentang dirimu sendiri dan sesuatu yang sedang kamu tunggu itu. Kamu mungkin bisa mendapatkan pengganti yang lebih cepat, tapi menuggu akan membuat sesuatu menjadi semakin berharga." _Masgun


Pernah ada yang bertanya padaku, Jika suatu hari nanti, sedang engkau menunggu, lalu datangnya sesuatu yang terlihat lebih indah, dan jauh lebih mudah, apakah engkau akan masih lagi menunggu?

 *senyum satu garis*

aku percaya, dari satu sudut, kita boleh mencintai melalui dua cara; dengan berani atau dengan melepaskan. Dan belum pernah kutemui kesesalan untuk keduanya. Untuk kali ini, aku hanya ingin mencintai dengan berani.

Berani untuk berharap dengan segala kemungkinannya.
Berani untuk setia biarpun setia ku pernah dikhianati.
Berani untuk merindu dengan segala kelelahannya.
Berani untuk mencintai dengan sepenuhnya.


Keberanian ku adalah Dia.


source: Nusaibah's blog.



I can't describe how I was in tears when reading this. Deeply in my heart- it feels real. 


Untuk luruh salji deru angin, Ya Allah, kabulkan lah impian ku yang satu ini.
Untuk rintik hujan terik mentari, Ya Allah, jauhilah dari penantian yang sia sia.
Kerana
Hidup ini terlalu singkat untuk sebuah lagi pilihan yang salah.





"menunggu akan membuat sesuatu menjadi semakin berharga"






~ I drop du'as. Not bombs ~





November I fall


بسم الله الرحمن الرحيم



Quite a long time I left this blog. About a year.
A lot of things happened.
Mix feelings.

Alhamdulillah
for what I have

and Alhamdulillah
for what I've lost

Terima kasih Tuhan atas nikmat yang tak henti henti. Terima kasih Tuhan untuk ujian ujian hidup yang mengajarkan ku erti sabar. Erti redha.

Banyak hal yang jadi yang terkadang buat diri lelah dan jatuh. Buat hati goyah dan parah.
Banyak keadaan buat diri tersenyum duka.

Ya Allah, sungguh segala gala nya buatkan diri ini sedar bahawa taqdir Tuhan tak boleh dilawan.
Allah Maha Hebat.

Kita sebagai manusia hanya mampu merancang, sungguh kuasa Allah itu Lebih Hebat.

Moga-moga esok lusa dan sampai bila bila pun, hati tetap sentiasa redha dengan ujian dan nikmat Ilahi ini.

Moga moga hati yang berduka tetap tabah sabar dan kuat melalui hari hari yang mendatang.

Moga moga bahagia itu tetap ada- selagi Allah itu bersama kita.

Dan

Moga moga kita tetap terus percaya dengan doa.


Jaga diri, sayangku.





~ I drop du'as. Not bombs ~


painful memory



بسم الله الرحمن الرحيم




Lama dah tak update blog.

Apa khabar semua?

*senyum segaris*

Alhamdulillah untuk semua yang Allah beri selama masih kita bernafas. Moga-moga tidak ada satu hari pun yang kita lupa untuk ucapkan syukur.

Tarik nafas.

Astaghfirullah.

Ya Allah moga Kau selalu beri aku kekuatan untuk hadapi segala ujian-Mu. Aameen.

Pahit.
Kelat.

Entahlah.

Saya dah penat nak sapu airmata sendiri berkali-kali. Penat juga merasa terluka. Penat nak telan segala rasa sakit, perit, pedih.

Nak diluah terasa payah. Nak di simpan terasa berat.

Tapi

Saya mohon maaf andai kali ni, entri ni tak begitu menyenangkan bacaan kamu kamu.

Kisah patah hati yang lalu, saya diamkan saja. Satu kali pun belum pernah lagi saya tulis. Mungkin pernah tapi semuanya tersimpan berhabuk dalam draft. Perasaan tercarik-carik, koyak rabak, macam orang pijak-pijak hati ini, saya diamkan sahaja.

Selama bertahun, saya simpan.

Selama bertahun, saya hadapi semua fitnah dan tohmahan orang sekeliling.
Perit. Sangat perit.

What do you expect from me?

Saya cuma manusia biasa. BIASA. Saya ada perasaan, saya ada hati.
Dan saya punya rasa terluka.

Sedih tak terungkap bila orang berkata macam-macam, sedang yang di sebelah pihak sana, hilang begitu saja, berbahagia like nothing happened.

Siapa yang perlu jelasakan perkara sebenar?
Siapa yang kena hadap segala fitnah?
Siapa yang kena hadap semua pandang sinis sekeliling?
Siapa yang malam-malam menangis sendiri dalam gelap?
Siapa?
Siapa?

Di sebalik semua tu, saya belajar menjadi kuat. Saya belajar untuk menyeka airmata.
Saya belajar untuk melawan rasa lemah. Saya belajar untuk sentiasa tersenyum.

Bukan senang.
Sirius cakap memang terlalu payah.
Tapi saya percaya, masa akan ubati segalanya.
Pahit macam mana pun, berilah saya masa untuk telan perlahan-lahan.

Doakan saya.

Sungguh, saya hanya manusia biasa.
Tak perlu letak expectation tinggi melangit.

Sungguh, segalanya berduri..

And

This place is too painful for me..



why he lied to me 







~ I drop du'as. Not bombs ~


Janji Kasih

بسم الله الرحمن الرحيم 


Dear you,

This song is for you. Only you.





Mata yang memandang 
Tak merasa keluh resah 
Senang berbicara… 

Namun mungkin 
Takkan memahami 
Yang tersimpan…. di sanubari 
Yang kuyakin 
Apa yang terjadi 
Menguji kesungguhan di hati… 

 (*) 
Berjanji takkan berlalu pergi 
Kasih pastikan bersemi nanti 
Mencipta sinar bahagia bersama 
Aku akan buktikannya 
Ke akhir nafasku ini 

 Masa telah memaksa 
Ku lontarkan kata-kata 
Agar kau mengerti 

Tidak akan berterusan lagi 
Kesedihan yang ada di hati 

Kerna aku tak mampu menipu 
Menyata keinginan… Di kalbu 

Suatu hari kan menjelang jua 
Saat bersatu di antara kita… oh 
Suatu masa kan terbukti nyata 
Dunia menjadi saksinya 

Berjanji takkan berlalu pergi 
Kasih pastikan bersemi nanti 
Mencipta sinar bahagia bersama 
Aku kan buktikannya 
Ke akhir nafas ku ini 

Merantai jiwa takkan berpisah 
Merungkai gundah menguntum indah 
Terbuka hati yang lama melara 
Akanku buktikannya 
Ke akhir nafasku ini






~ I drop du'as. Not bombs ~


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...